Minggu, 17 Juni 2012

Negeri ku Indonesia dalam masalah


Negeri ku Indonesia dalam masalah

Negara beribu kota Jakarta yang merupakan  negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 17.504 pulau ini terletak di benua Asia tenggara dan dilintasi oleh garis khatulistiwa, sehingga mempunyai iklim yang tropis.  Indonesia dihuni oleh kurang lebih 237 juta penduduk yang mayoritas agamanya adalah muslim. Keanekaragaman budaya, flora dan fauna di Indonesia merupakan salah satu kebanggaan bagi masyarakatnya.

Jika membicarakan tentang Indonesia tak akan ada habisnya, mulai dari budaya, flora dan fauna, politik sampai perekonomian Indonesia tidak akan habis jika kita bahas terus menerus. Konon keindahan alam Indonesia sudah terkenal di berbagai penjuru dunia sehingga banyak pegunungan indah dan pantai eksotis  menjadi tujuan turis lokal maupun mancanegara untuk menikmati keindahannya. Sayang kekayaan sumber daya alam ini tidak di jaga, baik oleh penduduk maupun pemerintah. Padahal jika sumber daya alam ini di kelola secara baik akan mendatangkan pemasukan untuk Negara dan penduduk sekitar, sehingga taraf hidup masyarakat menjadi meningkat meningkat.

Masalah yang di hadapi oleh Indonesia tidak hanya pengelolaan sumber daya alam. Masalah utama yang di hadapi Indonesia saat ini adalah korupsi. Korupsi nampaknya sudah bukan hal yang tabu untuk di bicarakan. Pelaku korupsi bisa siapa saja, pelajar, pengusaha bahkan pejabat Negara. Dewasa ini banyak kasus korupsi yang melibatkan pejabat Negara bermunculan dan terbuka satu persatu. Memang pepatah mengatakan “sebaik-baiknya tupai melompat, pasti akan jatuh juga” nampaknya itulah yang terjadi  pada pejabat Negara kita saat ini. Korupsi yang dilakukannya sangat merugikan Negara baik finansial maupun nama baik. Secara finansial, para koruptor ini sudah merugikan negara berjuta-juta bahkan bertriliyun-triliyun rupiah dari uang negara yang berasal dari uang rakyat Indonesia. Dan nama baik Negara Indonesia tercoreng namanya dimata dunia internasional dengan predikat ke-5 sebagai Negara terkorupsi di dunia. Hal ini merupakan hal yang memalukan untuk Indonesia.

Pola pikir para pejabat Negara agaknya sudah terbalik, bukannya mengayomi masyarakat tapi  malah menyengsarakan masyarakat. Padahal para pejabat negara ini di gaji oleh uang rakyat yang gajinya mungkin lebih besar dari pada rakyat yang bekerja untuk ‘menggaji’ mereka. Harusnya ada proses timbal balik yang terjadi antara pejabat negara dan masyarakat, masyarakat membayar pajak dan para pejabat memperjuangkan hak rakyat bukan malah mengambil uang pajak mereka untuk diri sendiri. Menurut saya penuntasan kasus korupsi di Indonesia harus mulai di berantas dari hal yang paling kecil dan di tanamkan rasa malu dan takut untuk berbuat korupsi kepada generasi muda Indonesia dan pengetahuan tentang agama, rasa takut kepada Tuhan adalah hal yang terpenting.

Selain korupsi, masalah yang di hadapi Indonesia adalah kemiskinan, kesehatan dan pendidikan. Banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang baik. Padahal salah satu komitmen pemerintah adalah memelihara masyarakat yang tidak mampu. Masyarakat miskin di Indonesia su;it un tuk mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan yang baik karena kemiskinan mereka. Misalnya saja orang yang mau berobat ke rumah sakit, tidak bisa di terima oleh rumah sakit tersebut karena di khawatirkan tidak bisa membayar atau tidak bisabersekolah karena tidak mampu membayar dan membeli alat-alat sekolah. Padahal mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik merupakan hak semua warga Indonesia. Sayangnya sebagian permasalahan ini juga berawal dari korupsi dan sebagian lagi karena tidak adanya perhatian dari pemerintah.  Jika Indonesia ingin maju, maka harus dimulai dari  generasi muda Indonesia yang sehat, baik dan berpengetahuan luas agar dapat bersaing dengan generasi muda lainnya di dunia.

Masalah lain yang di hadapi adalah masalah lingkungan. Baik itu kebersihan, sampah, pengelolaan kota dan sumber daya alam. Tampaknya masalah kebersihan dan sampah merupakan masalah terbesar saat ini. Warga Indonesia terutama warga ibukota nampaknya belum sadar betul pentingnya kebersihan lingkungan, banyak warga indonesia yang masih membuang sampah sembarangan dan tidak sadar akan dampak nya bagi mereka. Padahal hampir setiap musim hujan, banjir tidak dapat di hindari lagi. Karna banyaknya sampah yang menumpuk di selokan dan sungai sehingga mengganggu alirannya.  Padahal pemerintah sudah menyediakan tempat sampah di jalan-jalan agar terciptanya lingkungan yang nyaman dan bersih, tetapi masih banyak warga yang tidak disiplin dan membuang sampah sembarangan. Bukan hanya masalah membuang sampah sembarangan, tetapi juga masalah pengelolaannya. Semua sampah di ibukota dan sekitarnya yang terkumpul akan di bawa ke tempat penampungan akhir sampah, selanjutnya? Tidak ada tindakan lain yang dilakukan, kemudian sampah akan terus menumpuk dan menumpuk. Pemerintah sudah mengupayakan untuk menyelesaikan masalah ini dengam memilah sampah organik dan non organik agar mudah di olah dengan cara menyadiakan tempat sampah yang berbeda untuk sampah organik dan non organik. Semoga masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya kebersihan  dan membuang sampah agar kenyamanan dapat tercipta di Indonesia ini.

Masih banyak permasalahan yang terjadi di negara kita ini. Masalah ini tidak dapat sekaligus selesai dalam jangka waktu singkat. Mungkin akan butuh waktu lama untuk menyelesaikan masalah di Indonesia ini, akan tetapi kita harus optimis dan berkomitmen kuat untuk menyelesaikannya yang dimulai dari diri kita sendiri sebagai generasi muda yang menjadi harapan bagi masa depan Indonesia kelak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar