Petinggi negara yang ada pada gambar diatas adalah pejabat yang kurang menyadari tugasnya sebagai wakil rakyat dan petinggi yang seharusnya mengayomi. Petinggi tersebut telah mengabaikan rapat yang membahas tentang masyarakat. Tetapi kejadian ini terjadi juga karena kendurnya peraturan yang membiarkan pegawainya tidur di saat sedang berlangsung. hal ini jugaterjadi karena pejabat mendapat gajinya bukan karena hasil kerjanya tetapi karena kehadirannya, secara ototmatis pejabat akan menyepelekan pekerjaannya dan hanya mementingkan kehadiran atau absensi
Petinggi negara yang cenderung menutup mata dan tidak melakukan apa-apa pada semua kejadian yang terjadi pada masyarakatnya, Termasuk pada masalah banjir yang terjadi pada msyarakat sekarang ini. Tetapi tidak dapat dibenarkan juga jika masyarakat hanya menyalahkan petinggi negara jika terjadi banjir. Karena apa banjir terjadi karena masyarakat yang mebuang samapah sembarangan. Masyarakat terkadang cenderung mencari kambing hitam pada banjir yang terjadi dilingkungan sekitar.
(1) it is possible and also very likely that the condition will be fulfilled.
form : if + Simple Present, will-Future, example : If I meet her, I’ll ask her
for diner
(2) It is possible but very unlikely, that the condition will be fulfilled.
form : if + Simple Past, past future (= would + Infinitive), example : if I
found her address, I would send her an invitation
(3) It is impossible that the condition will be fulfilled because it refers to
the past.
Form: if + Past Perfect, past future perfect (= would + have + Past
Participle), example If I had worked harder, I would have had a car.
2.Tipe Wish dan faktanya
(1)
Future wish :
- I wish my friend would visit me this afternoon. (Saya berharap teman saya
akan mengunjungi saya sore ini). Faktanya: my friend will not come this
afternoon.
- They wish that you could come to the party tonight. (Mereka berharap bahwa
kamu bisa datang sebentar malam). Faktanya: you can’t come.
- Bobby wishes he were coming with Angelia. (Bobby berharap dia datang dengan
Angelia). Faktanya: Bobby is not coming with Angelia.
(2)
Present wish :
- I wish I were rich. (Saya berharap saya kaya). Faktanya adalah: I am not
rich.
- I wish I had enough time to finish my work. (Saya berharap saya punya cukup
waktu untuk menyelesaikan pekerjaan saya). Faktanya: I don’t have enough time
to finish my wor
- John wishes that Ririn were old enough to be his girl friend. (John berharap
bahwa Ririn cukup umur untuk menjadi pacarnya). Faktanya: Ririn is not old
enough to be John’s girl friend
(3)
Past Wish :
- I wish I had washed my clothes yesterday. (Saya berharap saya telah cuci
pakaian-pakaian saya kemarin). Faktanya: I didn’t wash my clothes yesterday
- Irwan wishes that he had answered the questions well. (Irwan berharap bahwa
dia telah menjawab soal-soal dengan baik). Faktanya: Irwan didn’t answer the
questions well.
- Christian Ronaldo wishes that his team could have beaten the German team.
(Christian Ronaldo berharap bahwa teamnya dapat mengalahkan team Jerman).
Faktanya: Christian Ronaldo’s team couldn’t beat the German team.
- I wish you had been here last night. (Saya berharap kamu ada di sini tadi
malam). Faktanya: you were not here last night
3.Fungsi Tipe If
Clause
Type 1Fungsi : digunakan untk menyatakan
suatu peristiwa yg akan terjadi diwaktu yang akan bila syarat
tertentuRUMUS ==
( IF + S + V1/Ves + O, S + WILL + V1
+ O )
Ex. If Igraduatedfrom my college on time,
Theywill giveme the jobIf heishere, Iwill behappyType
2Fungsi : digunakan untk menyatakan peristiwa yang tak mungkin terjadikarena
syarat tdk dpat dipenuhi (unlike condition)RUMUS ==
( IF + S + V2/Ved + O, S + Would +
V1 + O )
Ex. If Iwonthe lottery, Iwould buythe houseIf shewerehere with me, Iwould bevery happy Ket_gunakan ´wereµ
kalo ga ada kata kerja., untk smua subjek. µwasµ tidakberlaku
Type 3Fungsi : digunakan untk menyatakan
keadaan yang seharusnya telah terjadi diwaktu lampau, namun tak terjadi karena
syarat tak terpnuhi.RUMUS ==
( IF + S + Had V3 + O, S + Would
have V3 + O
Ex. If uhad attendedmy party last night,
uwould havemet your old friends. If shehad
beenfine, Iwould not have beensad.
4.Fungsi Tipe Wish
Fungsi utama dari kata "wish" adalah
untuk mengekspresikan penyesalan.
·I wish (that) I weren't here now.
·I wish (that) I didn't have to go to school
tomorrow.
·I wish (that) I had studied harder when I
was at school.
Tenses yang mengikuti wish sama dengan
second dan third conditionals. Kata that dapat
dihilangkan dalam percakapan tidak resni.
Ekspresi wish ... would digunakan untuk membicarakan tentang keinginan
agar orang lain melakukan sesuatu:
oI wish you would tidy your
room.
oI wish you wouldn't always
come home so late.
Dalam situasi tidak resmi, wish +
(object) + infinitive dapat digunakan seperti pemakaian kata
"want":
oI wish to speak to the director.
oDo you wish me to serve refreshments, sir?
Wish is also used in some
fixed expressions:
oI/we wish you a Merry Christmas (and a
Happy New Year).
oI/we wish you well/all the best.
5.Contoh Kalimat Pengandaian
I wish I knew how to dance ( I don’t know how to dance )
I wish I had a bicycle ( I don’t have a bicycle )
I wish I were home in bed ( I’m not home in bed )
I wish it weren’t cold today ( It’s cold today )
We wish we were in Bali ( We aren’t in Bali )
I wish I had a car ( I don’t have a car )
I wish I had a tape recorder ( I don’t have a tape
recorder )
I wish I had studied for the test ( I didn’t study for the
test )
John wishes he had finished his work ( John didn’t finish
his work )
I wish I hadn’t gone to the meeting ( I went to meeting )
Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah
kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. Conditional yang paling umum
adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga
if-clauses. Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe
I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.Unreal
Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang
menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.
Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III,
digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional,
digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.
Catatan:
Jika klausa “if” diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan koma.
Sebaliknya jika klausa “if” berada di belakang, maka tidak perlu ada koma
Zero Conditional
Digunakan untuk mengekspresikan kebenaran umum. Tense yang digunakan biasanya
Present Simple Tense
Rumus
(Klausa IF) (Induk Kalimat)
If you heat water to 100 C, it boils.
Atau
(Induk Kalimat) (Klausa IF)
Water boils if you heat it to 100 C,
Contoh:
• If you drop an apple, it falls. = An apple falls, if you drop it.
• If you don’t do your homework, I will be disappointed. = I will be
disappointed, if you don’t do your homework.
Catatan: Pada tipe ini, if sering digantikan dengan “when”
Future
Real Conditional vs. Future Unreal Conditional
Untuk
membantu Anda memahami perbedaan antara Future Real Conditional dan Future
Unreal Conditional, bandingkan kalimat-kalimat di bawah ini
Contoh:
If you help me move tomorrow, I
will buy you dinner. Future Real Conditional (I don’t know if
you can help me)
If you helped me move tomorrow,
I would buy you dinner. Future Unreal Conditional(You can’t help me,
or you don’t want to help me)
2.Tipe
Conditional Sentence
Ada tiga conditional sentence yaitu :
Tipe1 : Future conditional yang menyatakan
suatu keinginan, harapan, ataupun rencana yang masih BISA TERJADI / when we are
thinking about possibilities.
Rumus
IF + S + V1, S + will +V1
Example :
If I pass the exam I will continue to
university
Faktanya :
Maybe I pass the exam, if I study hard.
Saya mungkin sekali lulus ujian kalau saya belajar keras.
Tipe2: Present conditional, yang
menyatakan suatu keinginan, harapan ataupun rencana yang tak terpenuhi /
angan-angan ( unreal) or when we imagine a situation.
Rumus
IF + S + V2, S + would + V1
Example :
If I passed the exam, I would continue to
university
Faktanya:
I do not pass the exam now.
Saya tidak lulus ujian sekarang jadi saya tidak melanjutkan
ke universitas.
Note:
In type II “were “ is used for all subjects
Example :
If I were you, I would continue to university ( but I am not
you).
Type II berlawanan dengan fakta sekarang.
Tipe3: Past conditional yang menyatakan
suatu keinginan, harapan atau rencana yang tidak terwujud ( imposible) or when
we imagine a situation based on the facts in the past.
Rumus
IF + S + had + V3, S + would have + V3
Example:
If I had passed the exam, I would have continued to
university
Fakta:
I did not pass the exam then.
(saya tidak lulus saat itu, jadi saya tidak melanjutkan ke
universitas)
Note:
Untuk tipe III sering berbentuk inversion (pembalikan posisi).
Subjek 2 kata kerjanya serta tidak menggunakan IF.
Contoh:
Had I passed the exam, I would have continued to university.
3.Contoh Conditional Sentences
If you had studied
for the test, you would have passed
it.
If you had asked me,
I would have helped
you.
If we had gone
to the cinema, we would have seen
my friend Jacob.
If you had spoken
English, she would have understood.
If they had listened
to me, we would have been
home earlier.
I would have written
you a postcard if I had had
your address.
If I had not broken my
leg, I would have taken part
in the contest.
If it had not started
to rain, we would have walked
to the museum.
We would have swum in
the sea if there had not been
so many sharks there.
If she had taken
the bus, she would not have arrived
on time.
Intransitive verb adalah kata kerja
yang tidak memerlukan objek atau pelengkap, Dalam suatu kalimat, intransitive
verbs bisa menjadi akhir kalimat tersebut. Jika tidak, adverbia atau frase
preposisi akan menjadi akhir kalimat yang berfungsi menerangkan intransitive
verbs.
2.Kategori kata kerja intransitive :
·Kata kerja intransitif yang mana saja, yang membuat
pengertian lengkap dengan sendirinya, dan tidak memerlukan kata atau kata-kata
apa saja untuk ditambahkan padanya untuk maksud ini, disebut intransitive verbs
of complete predication.
Contoh:
Cows walk,
horses run, dsb.
·Intransitive verb with complement (kata kerja intransitif
dengan komplemen)
Kata-kata kerja intransitif yang tidak membuat pengertian yang lengkap dengan
sendirinya, tetapi memerlukan komplemen, disebut intransitive verbs of
incomplete predication.
Komplemen untuk kata kerja intransitif dalam bentuk yang sama jenisnya seperti
komplemen untuk kata kerja transitif.
·The cognate object (objek yang sama asalnya, sifatnya atau
artinya)
Kata kerja intransitif kadang-kadang
boleh diikuti oleh kata benda yang sedikit banyak telah dinyatakan secara tidak
langsung dalam kata kerja itu sendiri.
Jadi kita boleh mengatakan “He has lived a happy life” (ia hidup bahagia). Kata
benda “life” (kehidupan) telah dinyatakan secara tidak langsung dalam kata
kerja “lived” (hidup), dan sebenarnya merupakan bagian dari artinya.
Objek yang demikian disebut cognate object, karena kata benda yang menunjuk
padanya merupakan arti yang sama terhadap kata kerja itu sendiri.
3.Contoh Kalimat
Intransitive Verb
1) The
baby is crying. (present Countingius tense)
2) Water boils at 100 degree celcius.
3) She sits alone.
4) They will sleep in my hotel.
5) We are walking in the garden. (present
Countingius tense)
6) Tom fell. (past tense)
7) They ran down the road. (past tense)
8) She sits alone.
9) They will sleep in my hotel. (simple future tense)
Verbs adalah kata kerja yang
menunjukan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga
menunjukan keadaan. Contoh :
• Amir comes from Jakarta
• My brother studies in japan
• She is beautiful
Dalam bahasa inggris ada bermacam-macam verb (kata kerja), namun dalam bagian
ini hanya akan membahas beberapa macam kata kerja yang pokok saja.
2.Macam-Macam Kata Kerja
• Finite verb (ordinary verb) adalah kata kerja biasa yakni yang ditandai
dengan ciri-ciri sebagai berikut :
a. Bila dipakai dalam kalimat Tanya dan negative perlu memakai kata kerja bantu
do, does, atau did.
b. Bentuknya dapat berubah-ubah oleh tenses
c. Memiliki bentuk-bentuk : invinitive, present partticple, gerund, past tense,
present tense, past participle.
Contoh : she works hard (infinitive)
She is working (present participle)
She worked hard (past tense)
She has gone to bali (past participle)
• Auxiliary verbs (kata kerja bantu) adalah kata kerja yang digunakan
bersama-sama dengan kata kerja lain untuk menyatakan tindakan atau keadaan,
atau khususnya mempunyai fungsi grammatical.
• Linking verbs adalah kata kerja yang berfungsi menghubungkan antara subject
dengan complementnya. Kata yang dihubungkan dengan subject tersebut dinamakan
subject complement. Linking verbs yang umum adalah :
Be (am,is,are,was,etc) look stay
Appear remain taste
Become seem smell
Feel sound
grow
contoh :
• She looks serious
• The author is our guest
• Transitive verbs adalah kata kerja yang memerlukan object untuk menyempurnakan
arti kalimat.
Contohnya :
- He struck the board
- A dog bites the man
- You push the door
• Intransitive verbs adalah kata kerja yang tiidak memerlukan object, karena
sudah dapat menunjukan arti yang sempurna. Contoh :
- The sun shines
- The cat slept
- The water boils
Notes :
1. Walaupun beberapa verbs adalah transitive verbs (memerlukan object) dan
beberapa verbs yang lain intransitive verbs (tidak memerlukan object), namun
kebanyakan verbs dalam bahasa inggris dapat menjadi transitive maupun intransitive.
Contohnya :
- He drops his bottles (transitive)
The rain drops from the sky (intransitive)
- They grow rubber trees (transitive)
Rice grows in the fertile soils (intransitive)
2. Ada beberapa verb intransitive yang memakai object noun yang searti dengan
verbnya sendiri. Ini disebut cognate object . contohnya :
- He laughs loudly
- He slept soundly
- He died a miserable death
3. Ada beberapa verb transitive dan intransitive walaupun ssudah mempunyai
object tetapi artinya belum sempurna sebelum dengann ditambah dengan kata-kata
lain yang dinamakan compplemennya. Kata-kata yang memerlukan komplemen adalah :
Make bring
Name give
Call appoint
Find seen
Declare hear
Suppose
Cconside
Contohnya :
- I make you happy
- I make him laugh
- She makes me understand nglish
Contoh :
We talk about the problem
if the object is another verb, it ends in ing
beberapa verbs yang mempunyai struktur :
verb + preposition + verb-ing
contohnya : succeed of/ think about/ dream of/ approve of/ look forward/ insist
on/ decide against. Dst
- Budi succeed in finding a good job
- Are you thinking of/about buying a house
5. Beberapa verbs tertentu mempunyai pola (struktur)
Verb + object + preposition + verb-ing
Regular verb adalah kata kerja berubah-ubah sesuai dengan bentuk tense dan
perubahan kata kerja itu secara teratur.
Irregular verb adalah kata kerja yang mempunyai fungsi sama dengan regular verb
tetapi perubahan kata kerja ini secara tidak teratur.
Ccontohnya :
Go - went – gone
See – saw –seen
Get – got – gotten