Negeri ku Indonesia dalam masalah
Negara beribu kota Jakarta yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang
memiliki 17.504 pulau ini terletak di benua Asia tenggara dan dilintasi oleh
garis khatulistiwa, sehingga mempunyai iklim yang tropis. Indonesia dihuni oleh kurang lebih 237 juta
penduduk yang mayoritas agamanya adalah muslim. Keanekaragaman budaya, flora
dan fauna di Indonesia merupakan salah satu kebanggaan bagi masyarakatnya.
Jika membicarakan tentang Indonesia tak akan ada habisnya, mulai
dari budaya, flora dan fauna, politik sampai perekonomian Indonesia tidak akan
habis jika kita bahas terus menerus. Konon keindahan alam Indonesia sudah
terkenal di berbagai penjuru dunia sehingga banyak pegunungan indah dan pantai
eksotis menjadi tujuan turis lokal
maupun mancanegara untuk menikmati keindahannya. Sayang kekayaan sumber daya
alam ini tidak di jaga, baik oleh penduduk maupun pemerintah. Padahal jika sumber
daya alam ini di kelola secara baik akan mendatangkan pemasukan untuk Negara
dan penduduk sekitar, sehingga taraf hidup masyarakat menjadi meningkat
meningkat.
Masalah yang di hadapi oleh Indonesia tidak hanya pengelolaan sumber
daya alam. Masalah utama yang di hadapi Indonesia saat ini adalah korupsi.
Korupsi nampaknya sudah bukan hal yang tabu untuk di bicarakan. Pelaku korupsi
bisa siapa saja, pelajar, pengusaha bahkan pejabat Negara. Dewasa ini banyak
kasus korupsi yang melibatkan pejabat Negara bermunculan dan terbuka satu
persatu. Memang pepatah mengatakan “sebaik-baiknya tupai melompat, pasti akan
jatuh juga” nampaknya itulah yang terjadi
pada pejabat Negara kita saat ini. Korupsi yang dilakukannya sangat
merugikan Negara baik finansial maupun nama baik. Secara finansial, para
koruptor ini sudah merugikan negara berjuta-juta bahkan bertriliyun-triliyun
rupiah dari uang negara yang berasal dari uang rakyat Indonesia. Dan nama baik
Negara Indonesia tercoreng namanya dimata dunia internasional dengan predikat
ke-5 sebagai Negara terkorupsi di dunia. Hal ini merupakan hal yang memalukan
untuk Indonesia.
Pola pikir para pejabat Negara agaknya sudah terbalik, bukannya
mengayomi masyarakat tapi malah
menyengsarakan masyarakat. Padahal para pejabat negara ini di gaji oleh uang
rakyat yang gajinya mungkin lebih besar dari pada rakyat yang bekerja untuk
‘menggaji’ mereka. Harusnya ada proses timbal balik yang terjadi antara pejabat
negara dan masyarakat, masyarakat membayar pajak dan para pejabat
memperjuangkan hak rakyat bukan malah mengambil uang pajak mereka untuk diri
sendiri. Menurut saya penuntasan kasus korupsi di Indonesia harus mulai di
berantas dari hal yang paling kecil dan di tanamkan rasa malu dan takut untuk
berbuat korupsi kepada generasi muda Indonesia dan pengetahuan tentang agama, rasa
takut kepada Tuhan adalah hal yang terpenting.
Selain korupsi, masalah yang di hadapi Indonesia adalah kemiskinan,
kesehatan dan pendidikan. Banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis
kemiskinan, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang baik.
Padahal salah satu komitmen pemerintah adalah memelihara masyarakat yang tidak
mampu. Masyarakat miskin di Indonesia su;it un tuk mendapatkan akses kesehatan
dan pendidikan yang baik karena kemiskinan mereka. Misalnya saja orang yang mau
berobat ke rumah sakit, tidak bisa di terima oleh rumah sakit tersebut karena
di khawatirkan tidak bisa membayar atau tidak bisabersekolah karena tidak mampu
membayar dan membeli alat-alat sekolah. Padahal mendapatkan pelayanan kesehatan
yang baik merupakan hak semua warga Indonesia. Sayangnya sebagian permasalahan
ini juga berawal dari korupsi dan sebagian lagi karena tidak adanya perhatian
dari pemerintah. Jika Indonesia ingin
maju, maka harus dimulai dari generasi
muda Indonesia yang sehat, baik dan berpengetahuan luas agar dapat bersaing
dengan generasi muda lainnya di dunia.
Masalah lain yang di hadapi adalah masalah lingkungan. Baik itu
kebersihan, sampah, pengelolaan kota dan sumber daya alam. Tampaknya masalah
kebersihan dan sampah merupakan masalah terbesar saat ini. Warga Indonesia terutama
warga ibukota nampaknya belum sadar betul pentingnya kebersihan lingkungan,
banyak warga indonesia yang masih membuang sampah sembarangan dan tidak sadar
akan dampak nya bagi mereka. Padahal hampir setiap musim hujan, banjir tidak
dapat di hindari lagi. Karna banyaknya sampah yang menumpuk di selokan dan
sungai sehingga mengganggu alirannya.
Padahal pemerintah sudah menyediakan tempat sampah di jalan-jalan agar
terciptanya lingkungan yang nyaman dan bersih, tetapi masih banyak warga yang
tidak disiplin dan membuang sampah sembarangan. Bukan hanya masalah membuang
sampah sembarangan, tetapi juga masalah pengelolaannya. Semua sampah di ibukota
dan sekitarnya yang terkumpul akan di bawa ke tempat penampungan akhir sampah,
selanjutnya? Tidak ada tindakan lain yang dilakukan, kemudian sampah akan terus
menumpuk dan menumpuk. Pemerintah sudah mengupayakan untuk menyelesaikan
masalah ini dengam memilah sampah organik dan non organik agar mudah di olah
dengan cara menyadiakan tempat sampah yang berbeda untuk sampah organik dan non
organik. Semoga masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya kebersihan dan membuang sampah agar kenyamanan dapat
tercipta di Indonesia ini.
Masih banyak permasalahan yang terjadi di negara kita ini. Masalah
ini tidak dapat sekaligus selesai dalam jangka waktu singkat. Mungkin akan
butuh waktu lama untuk menyelesaikan masalah di Indonesia ini, akan tetapi kita
harus optimis dan berkomitmen kuat untuk menyelesaikannya yang dimulai dari
diri kita sendiri sebagai generasi muda yang menjadi harapan bagi masa depan
Indonesia kelak.
